Bagaimana cara menghitung profit atau kerugian pada sebuah transaksi?

Silakan gunakan rumus berikut ini:

  • Untuk posisi Buy: Profit/Loss = (Contract × ClosePrice) - (Contract × OpenPrice);
  • Untuk posisi Sell: Profit/Loss = (Contract × OpenPrice) - (Contract × ClosePrice), dengan:
    • Profit/Loss: profit/kerugian pada posisi dalam mata uang kuotasi (quote currency);
    • Contract: ukuran kontrak pada mata uang dasar (base currency);
    • ClosePrice: kurs saat posisi ditutup;
    • OpenPrice: kurs saat posisi dibuka.

Contoh: Penghitungan profit/kerugian dalam USD untuk posisi pada pasangan EURGBP.

Posisi:

  • Ukuran Kontrak (lot): 0,19 lot.
  • Instrumen Trading: EURGBP.
  • OpenPrice EURGBP: 0,6983.
  • ClosePrice EURGBP: 0,6883 (0,6983 - 0,6883 = 0,0100 = 100 pip).
  • Contract: 19.000 EUR.
  • Kurs GBPUSD: 2,0256 (untuk mengonversi profit/kerugian dari GBP ke USD).

Kalkulasi:

  1. Profit/Loss = (19.000 × 0,6983) - (19.000 × 0,6883) = 13267,7 – 13077,7 = 190 GBP.
  2. Sekarang, kita akan mengonversikannya ke dalam USD: 190 GBP × 2,0256 = 384,86 USD.

Jadi, hasil dari transaksi ini adalah 384,86 USD, dan berupa profit.

Anda juga bisa menghitung profit/kerugian untuk posisi pada pasangan mata uang lain dan logam spot dengan cara seperti pada contoh di atas.

Profit dan rugi instrumen SPX500 dihitung sebagai berikut:

  • Untuk posisi Beli: Profit/Loss = (ClosePrice – OpenPrice) × Lots × 100;
  • Untuk posisi Jual: Profit/Loss = (ClosePrice – OpenPrice) × Lots × 100.

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.