Bretton Woods Agreement

Pada tahun 1994 di Bretton Woods, Amerika Serikat, para anggota PBB menandatangani kesepakatan untuk membangun sebuah sistem nilai tukar (kurs) mata uang bagi negara-negara dengan tingkat perekonomian yang maju. Dolar AS menjadi mata uang cadangan karena setelah akhir Perang Dunia II, Amerika Serikat bisa mempertahankan nilai tukar mata uang mereka terhadap emas dengan kurs tetap. Untuk mendukung sistem pembayaran internasional, maka dibentuklah IMF (Dana Moneter Internasional). Namun, perjanjian Bretton Woods tidak memperhitungkan fakta bahwa, banyak negara yang akan berusaha mengakumulasi cadangan dolar sebanyak mungkin. Ini berarti bahwa, AS berpotensi menghadapi situasi di mana mereka tidak mampu menutupi cadangan emas yang ada. Begitu Jerman Barat dan Perancis mulai saling menukarkan cadangan dolar mereka untuk emas di tahun 1971, AS kemudian langsung menarik diri dari kewajiban seperti yang telah mereka emban sejak tahun 1944.

Bagikan:

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.