EURUSD: Mata Uang Tunggal Coba Menguat Sebelum Rapat The Fed

Riwayat trading sebelumnya:

Perdagangan euro pada hari Selasa (18/12) ditutup naik. Perdagangan terlihat cukup volatil. Pada paruh pertama di Eropa kurs euro naik ke level 1.1402. Namun, pada sesi di Amerika kehilangan poin yang diraih sebelumnya, dan turun ke level 1.1350. Tekanan pada dolar dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap ketidakpastian siklus kenaikan suku bunga yang diproyeksikan the Fed pada 2019, yang mana bisa saja hanya dinaikkan dua kali, bukan tiga kali.

The Fed sendiri tertekan karena Donanld Trump. Pada Selasa kemarin, Trump mengutarakan bahwa the Fed harus berpikir lebih baik dan berharap tidak menaikkan tingkat suku bunga acuan.

Harga minyak mentah Brent turun hampir 6%. Penurunannya tentunya telah menekan dolar Kanada. Oleh karena itu, pasangan utama terkoreksi sampai di penghujung hari. Pasangan EURUSD turun ke 1.1350.

Jadwal pengumuman indikator ekonomi (GMT+3):

  • Pukul 12:30 di Inggris: indeks harga produsen dan indeks harga ritel bulan November.
  • Pukul 14:00 di Inggris: survei tren industri (pesanan CBI) bulan Desember.
  • Pukul 16:30 di Kanada: indeks harga produsen bulan November. Di AS: laporan transaksi berjalan kuartal III.
  • Pukul 17:00 di Swiss: buletin triwulanan SNB.
  • Pukul 18:00 di AS: laporan penjualan rumah yang ada bulan November.
  • Pukul 18:30 di AS: perubahan persediaan minyak mentah EIA.
  • Pukul 22:00 di AS: keputusan suku bunga the Fed, pernyataan kebijakan moneter the Fed dan proyeksi ekonomi FOMC.
  • Pukul 22:30 di AS: konferensi pers Ketua the Fed Jerome Powell.

Situasi saat ini:

Seperti biasa, karena pada hari ini ada rapat FOMC dan konferensi pers Jeroma Powell, prediksi intraday tidak kami buat.

Pada sesi perdagangan di Asia euro menguat terhadap dolar sebanyak 33 poin. Kurs saat ini adalah 1.1392. Pelaku beli saat ini mencoba mendekat ke level resistance di 1.1400. Sinyal bullish juga terlihat, sehingga pelaku beli bisa terus melaju menuju 1.1428.

Di mana pasangan ini akan ditutup—sulit untuk diprediksi, tapi ada peluang kurs bergerak naik lebih jauh, sampai di atas 1.1450. Jika the Fed AS urung menaikkan suku bunga hari ini, maka kurs euro dapat meroket ke 1.15. Namun, jika regulator ternyata memang menaikkan suku bunga 2,5 bp pada rapat kali ini dan mengonfirmasi kenaikan lebih lanjut pada 2019 sebanyak tiga kali, maka euro akan turun kira-kira sampai 1.1340. Semua trader dapat dipastikan sedang menanti dengan cemas keputusan the Fed. Karena penutupan euro pada hari Rabu ini akan tergantung pada keputusan the Fed ini.

Baca juga: EURUSD: Pelaku Jual Persilakan Pelaku Beli Targetkan 1.1360

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.