Minyak Anjlok Lagi, Pasar Asia Kembali Bergerak Mixed

Pertemuan antara OPEC dan negara-negara nonkartel baru-baru ini berakhir tanpa hasil apa pun. Satu-satunya hasil yang disepakati adalah pertemuan summit OPEC di akhir bulan November. Tak satu pun masalah pengurangan produksi minyak disepakati. Di penghujung hari Jumat (28/10), harga minyak anjlok sampai $50,4 per barel Brent, meskipun mampu tutup lebih tinggi di sekitar $50,7 per barel. Pada Senin pagi (31/10), perdagangannya dibuka di dekat level terendahnya hari Jumat, dan kemudian bergerak di kisaran sempit di $50,4-$50,5, mirip dengan dinamika pada awal bulan Oktober.

Dari bursa saham, pasar saham Asia pada pagi hari ini diperdagangkan mixed. Nikkei 225 turun 0,2%. ASX Australia naik 0,6%, Shanghai Composite kehilangan 0,5% dan Hang Seng bertambah 0,3%. Indeks berjangka S&P 500 diperdagangkan di level 2.130, atau 0,3% lebih tinggi dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Transformasi ekonomi Tiongkok akan menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia, seperti yang disampaikan oleh Direktur China Institute for Reform and Development, Chi Fulin. Dalam forum tentang reformasi yang diadakan di Tiongkok pada hari Sabtu (29/10), Chi Fulin mengatakan bahwa, simpanan Tiongkok untuk ekonomi global dalam lima tahun ke depan akan dipertahankan di sekitar level 30%. Dia memprediksikan bahwa, dalam lima tahun ke depan, perekonomian global akan tumbuh secara lamban, dan mencoba untuk menemukan keseimbangan baru. Hal ini selanjutnya dapat berdampak pada proses transisi ekonomi Tiongkok. Di satu sisi, peralihan dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok sebagai yang terbesar kedua di dunia, dapat mempengaruhi dinamika perekonomian dunia secara signifikan. Dia juga menambahkan bahwa, simpanan Tiongkok untuk ekonomi global diperkirakan akan tetap berada di level 25-30%.

Dolar diperdagangkan terhadap yuan dengan penurunan moderat ke 6,7695 (-0,0094 atau -0,14%).

Data pendahuluan PDB Q3 AS yang dirilis pada hari Jumat (28/10) menunjukkan adanya peningkatan, dan secara tahunannya tumbuh 2,9%, lebih tinggi dari yang diperkirakan di 2,5%, sedangkan pertumbuhan pada kuartal II hanya 1,4%. Akan tetapi, dolar gagal memanfaatkan situasi ini, sebab di AS muncul skandal surel (surat pribadi) Hillary Clinton, dan FBI sedang memulai penyelidikan baru terhadap skandal yang malah muncul saat mendekati garis finis kampanye pemilu presiden AS. Sebagai dampaknya terhadap pair utama, EURUSD pada hari Jumat naik dari 1.0890 ke 1.0990, dan pada hari Senin pagi ini diperdagangkan di kisaran 1.0960-1.0990. Pada hari ini, di Eropa akan dirilis data pendahuluan PDB Q3 dan indeks harga konsumen untuk bulan Oktober.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.