Harga Minyak Turun, Mayoritas Pasar Asia Ikut Turun

Pada hari Selasa (25/10), minyak lagi-lagi diperdagangkan dengan tingkat volatilitas yang cukup tinggi, tetapi di akhir sesi, minyak justru tertekan. Pada pagi harinya, harga sempat naik dari $52,15 ke $52,75 per barel Brent, tetapi begitu memasuki sesi Eropa, harga mulai turun dan terus turun sepanjang harinya hingga ditutup di level $51,5. Pemicu minyak pada malam harinya datang dari laporan stok minyak API, yang berupa peningkatan persediaan sampai 4,8 juta barel, sedangkan para pakar survei dari Reuters memprediksikannya dengan peningkatan hanya sampai 1,699 juta barel. Untuk diketahui, laporan ini untuk satu minggu sebelumnya menunjukkan penurunan stok minyak sebanyak 3,8 juta barel, yang secara signifkan mendukung harga minyak. Penurunan harga terus berlanjut hingga pada pagi hari ini (26/10) meski sebelumnya sempat stabil di kisaran $51,1-$51,3 per barel. Pada malam hari ini akan diumumkan statistik persediaan minyak mentah dari EIA, dengan catatan historis satu minggu sebelumnya yang berupa penyusutan sebanyak 5,2 juta barel. Dari sudut pandang jangka menengah, minyak akan terus diperdagangkan di kisaran harga $50,9-$53,1, atau mendekati batas bawahnya.

Di bursa saham, pasar Asia pada pagi hari ini diperdagangkan turun, pengecualian Nikkei 225, yang naik 0,1%. ASX Australia turun 1,5%, Shanghai Composite menyusut 0,4% dan Hang Seng kehilangan 0,7%. Indeks berjangka S&P 500 diperdagangkan di level 2.133, atau 0,2% lebih rendah dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Menurut data terbaru, tingkat pengangguran di seluruh kota di Tiongkok yang tercatat pada kuartal III 2016 mencapai 4,04%, sedikit turun dibanding dengan kuartal II yang sebesar 4,05%. Berdasarkan informasi dari Kementerian SDM dan Keamanan Sosial Tiongkok disebutkan bahwa, sepanjang Januari-September 2016, Tiongkok berhasil membuka 10,67 juta lapangan kerja baru, atau lebih cepat dari target tahunannya di angka 10 juta. Pemerintah Tiongkok berjanji untuk mempertahankan tingkat pengangguran setiap tahunnya di bawah level 4,5%. Tingkat pengangguran yang telah tercatat dihitung berdasarkan jumlah pengangguran yang tercatat di lembaga-lembaga sosial dan tenaga kerja.

Usai menjalani periode pertumbuhan yang panjang, dolar AS akhirnya diperdagangkan terhadap yuan dengan penurunan moderat ke 6,7706 (-0,0098 atau -0,14%), tergelincir dari titik maksimum enam tahunannya.

Indeks harga perumahan yang dirilis di AS baru-baru ini menunjukkan yang lebih baik dari prakiraan konsensusnya. Akan tetapi, indeks kepercayaan konsumen di AS untuk bulan Oktober justru lebih buruk dari ekspektasi para pakar, sedangkan indeks sentimen bisnis dan ekspektasi ekonomi di Jerman dari IFO berhasil memupuk optimisme pasar terhadap perspektif ekonomi Eropa. Sebagai dampaknya, pasangan euro/dolar semalam—usai turun ke 1.0850—mampu pulih ke 1.0900 dan ditutup di zona positif. Pada pagi hari ini, pasangan ini diperdagangkan di kisaran 1.0875-1.0890. Untuk jadwal indikator ekonomi, pada hari ini di AS akan diumumkan neraca perdagangan barang dan statistik penjualan rumah baru untuk bulan September, serta data-data pendahuluan pada IMP jasa dan komposit Markit untuk bulan Oktober.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.