Pasar Asia Tampak Depresi

Harga minyak pada hari Kamis (20/10) menunjukkan penurunan. Ketika keputusan rapat ECB terkait suku bunga diumumkan, tingkat volatilitas di pasar melonjak tinggi, tapi berlangsung secara singkat dan tidak mempengaruhi hasil akhirnya, yakni pelemahan dari $52,7 ke $52,0 per barel Brent. Pada sesi Asia hari Jumat (21/10), tren turun masih berlanjut meski sempat naik moderat ke $51,9. Pada malam hari ini, dinamika minyak akan diuji oleh laporan jumlah rig minyak dari Baker Hughes di AS. Untuk satu minggu sebelumnya, jumlah rig pengeboran mencapai 432, indikator ini terus meningkat sejak bulan Mei. Secara keseluruhan, harga minyak diperdagangkan naik-turun di kisaran $50,9-$53,1.

Di bursa saham, pasar Asia terlihat mengalami depresi, turun meskipun tidak sigifikan. Nikkei 225 turun 0,1%, ASX Australia turun 0,2%, Shanghai Composite kehilangan 0,3%. Indeks berjangka S&P 500 diperdagangkan di level 2.132, atau 0,2% lebih rendah dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Dalam forum ekonomi SCO, Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok, Qian Keming mengatakan diperlukannya pembangunan zona perdagangan bebas guna memfasilitasi kerja sama ekonomi tingkat regional di antara negara-negara anggota SCO. Dia juga menyerukan pembentukan Bank Pembangunan SCO yang ditujukan untuk membiayai proyek-proyek daerah. Mayoritas anggota SCO merupakan anggota WTO dan diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dalam pelaksanaan kesepakatan terkait penyederhanaan prosedur perdagangan, dengan pengurangan biaya perdagangan sebanyak 10-15%, termasuk pencabutan pembatasan di sektor perdagangan jasa. Qian Keming juga menyerukan koordinasi dan transparansi yang lebih komprehensif di bidang investasi lintas batas dan menekankan ketidakinginannya terhadap proteksionisme.  

Dolar AS diperdagangkan terhadap yuan dengan naik moderat ke 6,7573 (+0,0124 atau +0,18%), atau membarui level maksimumnya sejak 2010. Kenaikan ini beriringan dengan penguatan dolar terhadap semua mata uang dunia pasca rapat ECB kemarin.

Rapat ECB tidak menghadirkan kejutan apa pun. Suku bunga dan volume program buyout aset dari pasar—seperti yang diperkirakan—tidak mengalami perubahan. Presiden ECB M. Draghi dalam rapat kemarin menyatakan bahwa, suku bunga akan tetap berada di level rendah dalam jangka waktu yang lama, sedangkan program pelonggaran kuantitatif masih dapat diperluas jika dibutuhkan. Draghi mencatat bahwa, pemulihan ekonomi UE terus melambat, tapi dengan laju yang lebih stabil. Kebijakan pelonggaran ECB pada latar kebijakan moneter Fed bulan Desember telah mengangkat nilai dolar. Pasangan EURUSD yang sebelumnya telah menerjang level support, pada pagi ini akhirnya turun sampai di bawah 1.09, dan ini menjadi titik terendahnya sejak Maret tahun ini.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.