Ekspor Turun, Tiongkok Perluas Kehadirannya di Eropa

Pada hari Selasa (13/9), pasar minyak terkoreksi turun. Harga per barel minyak Brent pada perdagangan hari Selasa turun sebanyak 2,1% ke $47,12. Namun, pada Rabu pagi ini (14/9) penurunan harga diwarnai dengan lompatan ke atas. Saat ini, per barel minyak mentah Brent di London ditawarkan $47,19. Kami memprediksikan minyak Brent pada hari ini akan diperdagangkan di kisaran harga $47-48 per barel.

Harga emas pada sesi perdagangan hari Selasa turun sebanyak 0,6% ke $1.318,9 per troy ons. Hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh penguatan dolar dan penurunan harga di pasar komoditas. Namun, pada Rabu pagi emas sedikit pulih dan sejauh ini sudah meningkat 0,1%. Kami memperkirakan emas akan ditutup di area positif pada hari ini.

Dari pasar valas, kurs dolar AS saat berpasangan dengan euro pada hari Selasa menguat 0,14%. Akan tetapi pada Rabu pagi, dolar melemah terhadap euro, 1 euro di bursa dihargai 1.1226 dolar AS.

Di bursa saham, indeks AS Dow 30 pada perdagangan hari Selasa mengalami penurunan sebanyak turun sebanyak 1,41%, sepenuhnya seimbang dengan kenaikannya hari Senin (12/9). Indeks S&P 500 turun 1,48%, tapi pada sesi perdagangan pagi hari ini kontrak berjangka pada indeks S&P 500 naik 0,18%. Bursa-bursa Asia pada pagi hari ini diperdagangkan mixed. Nikkei 225 Jepang turun 0,28%. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,27%, dan Kospi Korsel naik 0,4%. Sementara indeks China A50 turun sebanyak 0,61% dan DJ Shanghai masih berada di level yang sama seperti di penutupannya kemarin.

Perusahaan Tingkok Tencent—yang merupakan salah satu produsen terbesar di bidang internet dan komputer game di Tiongkok—baru-baru ini menyelesaikan transaksi dalam jumlah besar (73%) dengan membeli saham perusahaan komputer game asal Finlandia Supercell. Jumlah transaksinya mencapai 7,4 miliar euro, dan ini menjadi transaksi komersial terbesar di dunia telekomunikasi dan IT di Finlandia, melebihi jumlah pembelian saham Nokia oleh Microsoft pada tahun 2013. Dengan demikian, Tiongkok telah memperluas keberadaannya di Eropa sebagai salah satu pemain bisnis global terbesar.

Pada bulan Juli tahun ini, ekspor barang Tiongkok secara tahunannya tercatat turun sebanyak 8,3%, yang pada dampaknya memperburuk prospek pasar di masa yang akan datang. Penyebab utamanya ialah fiksasi nilai tukar yuan terhadap dolar. Pasar berharap Bank of China dan pemerintah dalam waktu dekat dapat mengambil langkah-langkah positif agar dapat menstimulus ekspor negara.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.