Pendapatan Pajak Cina Kuartal I 2016 Meningkat 9,8%

Reli di bursa saham pada sesi perdagangan Asia hari Kamis terus berlanjut, sedangkan harga minyak telah kembali ke level yang sama seperti di penghujung bulan November tahun lalu. Bursa-bursa saham tumbuh dengan kompak. ASX Australia tumbuh 0,9%, Nikkei 225 meningkat 2,5%, Shanghai Composite bertambah 0,4%, sedangkan Hang Seng naik 1,8%. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,2% ke level penutupan hari sebelumnya.

Menurut data-data dari Administrasi Perpajakan Negara, pendapatan pajak Cina pada kuartal I 2016 mengalami peningkatan sebesar 9,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yang mana mengalami peningkatan sampai 2,98 triliun yuan (458 miliar USD). Secara khusus, pendapatan pajak dari sektor jasa tumbuh sebanyak 12% dan menyumbang 56,5% dari total jumlah pendapatan pajak dalam anggaran negara. Menurut Administrasi Perpajakan, pertumbuhan pendapatan pajak dari sektor jasa akhirnya dapat terealisasi berkat pelaksanaan pengoptimalan struktur ekonomi di Cina dan permintaan konsumen yang semakin meningkat. Di sisi lain, kebijakan pemerintah terkait dorongan inovasi telah memberikan konstribusi besar terhadap pertumbuhan pendapatan pajak dari sektor industri teknologi.

Mata uang dolar diperdagangkan terhadap yuan dengan sedikit kenaikan di level 6.4779 (+0.0071 atau +0,11%). Untuk sementara ini, dolar belum bisa berlanjut naik dan terpaku di level 6.49, yang merupakan level resistance sejak awal bulan ini.

Semalam pasangan EURUSD–yang telah menyentuh level 1.1385–terkoreksi sampai ke 1.1290 setelah menanggapi kekhawatiran pasar terhadap langkah pelonggaran kebijakan moneter ECB. Adapun pada hari ini pengambilan keputusan suku bunga di UE akan dilakukan. Pada pagi hari pasangan ini sempat berada di kisaran 1.1290-1.1305, namun kemudian turun ke 1.1285. Kemungkinan besar, euro akan terus tertekan sampai keputusan suku bunga ECB selesai dilaksanakan. Indeks dolar pasca pemulihan berada di kisaran 94,5-94,6.

Reli di pasar minyak juga berlanjut. Menurut data dari EIA Amerika yang diumumkan pada hari Rabu, produksi minyak di AS telah berkurang sampai 8,95 juta barel per hari, dan mencatatkan rekor terendah sejak 18 bulan terakhir. Selain itu, Kementrian Energi juga memberikan laporan tentang penurunan persediaan minyak yang mencapai 3,6 juta barel, hal ini berbeda dengan ekspektasi para analis yang mengharapkan tidak adanya perubahan pada stok minyak mentah ini. Sebagai akibatnya, harga minyak melonjak ke level yang sama seperti di penghujung bulan November tahun lalu. Minyak Brent pada sesi pagi ini ditandai dengan harga $46 per barel.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.